Sabtu, 22 Maret 2008

Mengenal Flax

Secara teknis, program FlaX (versi apa saja) memiliki 5 buah jendela alat bantu yang dalam istilah FlaX disebut sebagai "floating tool windows". Kelima buah jendela alat bantu tersebut adalah (1) Movie Properties; (2) Text Properties; (3) Fx Properties; (4) Background Picture Properties; dan, (5) Sound Byte Properties. Lalu, apa saja fungsi dari masing-masing alat bantu tersebut? Berikut adalah penjelasannya:
1. Movie Properties"Movie" yang dimaksud di sini adalah suatu istilah yang dipakai oleh FlaX untuk memvisualisasikan objek flash yang akan dianimasi. Objek flash yang dianimasi bisa berupa teks, gambar, maupun gabungan dari keduanya.Melalui jendela alat bantu ini (Movie Properties) kita dimungkinkan untuk mengatur setting atau nilai properti terhadap semua hal yang berkaitan dengan movie tersebut. Misalnya, mengatur lebarnya movie (width), mengatur panjangnya (height), mengatur frame rate-nya, mengatur warna background-nya, dan juga untuk mengatur posisi (orientation) movie. Contoh tampilan movie serta kaitannya dengan nilai-nilai properti yang di maksud bisa dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1. Contoh tampilan "movie" dan jendela Movie Properties
2. Text PropertiesJendela Text Properties adalah tempat di mana kita nanti akan mengetik teks yang akan dianimasi menjadi flash dan sekaligus berfungsi sebagai control panel untuk mengatur berbagai hal yang berkaitan dengan style-nya. Misalnya, mengatur jenis font, size, position, dan juga warnanya (text color) seperti terlihat pada Gambar 2.
Gambar 2. Tampilan jendela Text Properties & Movie
3. Fx PropertiesJendela alat bantu ini merupakan control panel untuk memilih dan mengatur model efek flash yang diinginkan, termasuk untuk mengatur arah pergerakan (direction) animasinya. Berbagai macam model efek flash yang disediakan oleh FlaX untuk kita pilih dapat dilihat pada tampilan jendela Fx Properties di bawah (Gambar 3).
Gambar 3. Tampilan jendela Fx Properties & Movie
4. Background Picture PropertiesBackground Picture Properties merupakan control panel untuk menyisipkan file gambar ke dalam movie. File gambar yang bisa disisipkan ke dalam slide movie untuk menjadi latar belakang adalah file gambar yang berekstensi .JPG dengan resolusi 24-bit, atau .GIF dan .BMP dengan resolusi warna sebesar 256 color. Dalam hal ini, ukuran (size) gambar yang bisa di-insert harus lebih kecil atau sama dengan ukuran slide movie.
Gambar 4. Tampilan jendela Background Picture Properties & Movie
5. Sound Byte PropertiesIni adalah jendela alat bantu terakhir milik program FlaX. Fungsinya kurang lebih sama seperti Background Picture Properties, yaitu sebagai control panel untuk menyisipkan file "sound" ke dalam movie (objek flash). Akan tetapi, perlu diingat bahwa tidak semua jenis file sound bisa di-insert. Dalam hal ini, jenis file yang bisa di-insert hanya satu, yaitu file sound yang berekstensi .MP3 dengan ukuran maksimal sebesar 100 KB.
Gambar 5. Tampilan jendela Sound Byte Properties & Movie

Tidak ada komentar: